Desain Kemasan, kelapapariwara.com, percetakan kemasan, percetakan kalender, percetakan buku, percetakan majalah, percetakan media

Pesan atau Memanfaatkan yang Ada

Desain Kemasan, kelapapariwara.com, percetakan kemasan, percetakan kalender, percetakan buku, percetakan majalah, percetakan mediaBagi pengusaha, kemasan adalah cerminan dari perusahaannya. Ketika kemasan suatu produk itu asal-asalan, kepercayaan turun. Dan ini terbukti di banyak kasus. Salah satu kasus teman yang ada di Semarang. Dia ahli branding, yang diminta membranding produk oleh-oleh suatu daerah. Saat itu, ada beberapa pertimbangan, salah satunya adalah warna kemasan. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya dipilihlah warna tertentu yang tidak sama dengan produk sejenis di kota itu, plus desain yang memadai. Singkat kata, produk tersebut menang di daerah itu. Artinya, brand berjalan sesuai dengan relnya.
Bagi skala UKM, keadaan diatas menjadi serba dilematis. Pingin melakukan branding melalui desain kemasan, tapi oleh pihak percetakan diharuskan mencetak dengan jumlah banyak. Bahkan, untuk produk dengan ukuran tertentu, diharusnya mencetak dalam jumlah sangat banyak: 5000 buah. Agar mendapatkan harga yang “membumi”. Artinya, biaya membuat kemasan, tidak terlalu membebani produk. Bayangkan, andaikan saja UKM ini penjualannya hanya berkisar 50 – 100 unit perbulan, betapa “menderitanya” beban kemasan itu.
Dari sini, bisa kita renungkan kembali, apa sudah perlu kita melakukan branding sendiri? Apakah harus melakukan full branding, ataukah bisa diakali dengan cara lain?
Jawabnya, tentu branding sangat perlu. Saat produk dijajarkan di etalase umum, produk yang terkesan ala kadarnya dengan yang serius, sangat kelihatan. Sangat mudah dikenali. Tapi untuk mengarah ke sini, jelas butuh biaya yang tidak sedikit. Banyak diantara UKM kita, yang masih mengawali. Ketika produk dites ke pasar, tapi sudah melakukan investasi kemasan dalam jumlah besar, jelas sangat riskan.
Ada cara sederhana yang bisa ditempuh, melakukan branding, tapi sebagian. Dan ini, kalo dikerjakan dengan desain yang bagus. Berselera pasar.
Caranya: Dengan STIKER!
Ini cukup efektif untuk kemasan yang jumlahnya dibawah 200-300 exp. Kata orang, Tes pasar. Tes produknya, tapi kemasannya gak sampek “ngisin-ngisini” (memalukan). Beli kemasan umum yang ada di pasaran. Lalu buat desain stiker yang elegan. Bila perlu dibantu teknik foto yang bagus. Setelah itu cetak digital printing indoor.
Tempelkan di kemasan. Ukuran stiker harus sesuai dengan ukuran kemasan yang telah direncanakan. Mudah bukan?!
Ingat, disini desain yang akan berbicara.
Selamat mencoba.

Surabaya, 19 Agustus 2016

Nanto
kelapapariwara.com
Percetakan spesialis majalah, buku, dan kalender
031.990.223.07 – kelapapariwara@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s